Song Min Ho (Mino) Military Service Trial: Pengawas Bantah Ada Rekayasa, Pengadilan Tunggu Saksi Baru
Atasan Mino Bongkar Kondisi Sidang Pelanggaran Wajib Militer
Song Min Ho (Mino) Military Service Trial: Pengawas Bantah Ada Rekayasa, Pengadilan Tunggu Saksi Baru
Seola | SeoulSource - 21 Mei 2026
---
Kalau kamu mengikuti kasus pelanggaran wajib militer Song Min Ho alias Mino dari Winner, ini belum selesai. Sidang lanjutan soal dugaan pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer kembali digelar di Pengadilan Negeri Seoul Divisi Pidana 10, dan kali ini ada pengakuan baru dari sisi pengawas.
Pengakuan Pengawas di Sidang
Seorang pengawas yang bertanggung jawab mengelola Mino saat menjalani tugas militer alternatif-dengan identitas hanya disebut sebagai Tn. A-secara terbuka mengakui bahwa ada masalah dalam proses pencatatan kehadiran. Tapi satu hal yang dia tegasnya bantah: tidak ada kesepakatan atau pembagian peran sebelumnya dengan Mino.
Jadi, intinya begini: Tn. A ngaku ada kelalaian administratif, tapi dia menyangkal kalau semua ini direncanakan bareng-bareong dari awal. Ini penting karena jaksa sebelumnya menyoroti kemungkinan kolusi antara Mino dan pihak pengawas.
Sidang Hari Ini: Apa yang Terjadi?
Sidang yang digelar pada 21 Mei 2026 ini fokus pada beberapa poin krusial:
- Tn. A diadili atas tuduhan kelalaian dalam mengawasi dan mengelola tugas pelayanan publik Mino.
- Pengadilan menanyai Tn. A soal pencatatan kehadiran Mino dan apakah ada koordinasi terpisah sebelumnya antara keduanya.
- Tn. A mengakui ada masalah administratif, tapi menyangkal ada rekayasa bersama.
- Tn. A meminta Mino dipanggil sebagai saksi. Pengadilan bilang akan meninjau permintaan itu setelah diajukan secara resmi.
Jadi, sidang hari ini bukan soal Mino langsung hadi di kursi terdakwa, tapi soal memeriksa sisi pengawas-dan menunggu keputusan apakah Mino bakal dimintai keterangan lagi.
Latar Belakang Kasus Mino
Buat yang baru ikut, ini rangkumannya:
- Mino menjalani wajib militer alternatif di Mapo Facilities Management Corporation dari Maret 2023 hingga Desember 2024.
- Dia dituduh melanggar Undang-Undang Wajib Militer karena diduga tidak melaporkan diri dengan benar selama masa tugas.
- Di sidang pertama pada 21 April, jaksa menuntut hukuman satu setengah tahun penjara. Argumen jaksa: Mino secara efektif tidak menjalankan tugasnya karena ketidakhadiran berulang tanpa izin, dan memberikan penjelasan palsu ke pihak pengawas.
- Dalam pernyataan terakhir di sidang sebelumnya, Mino bilang: "Saya ingin meminta maaf dengan tulus kepada semua orang. Saat ini saya sedang menjalani pengobatan untuk gangguan panik. Jika saya diberi kesempatan lagi untuk menjalani tugas setelah pulih, saya akan menyelesaikan tugas saya dengan setia hingga akhir."
Apa yang Bisa Kita Perhatikan ke Depan?
Seola sih bilang begini: kasus ini menarik karena bukan cuma soal Mino, tapi juga soal sistem pengawasan di lembaga tempat dia bertugas. Kalau pengawas mengakui ada kelalaian, pertanyaannya: seberapa besar kontribusi Mino dalam semua ini? Dan apakah permintaan pemanggilan Mino sebagai saksi bakal dikabulkan pengadilan?
Kita tunggu update berikutnya. Kalau ada perkembangan baru soal sidang ini, SeoulSource bakal kabarin.
---
Seola, SeoulSource - tetap update, tetap kritis.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0