[TheQoo] Reaksi Warga Soal MV "BOOMPALA" LE SSERAFIM: Antara Pujian dan Kritik Pedas

Reaksi Theqoo Soal MV "BOOMPALA" LE SSERAFIM, Campur Aduk!

May 22, 2026 - 19:07
 0  1

[TheQoo] Reaksi Warga Soal MV "BOOMPALA" LE SSERAFIM: Antara Pujian dan Kritik Pedas

Kalau kamu buka TheQoo setelah LE SSERAFIM merilis MV "BOOMPALA", kamu bakal langsung disambut oleh lautan opini yang... jujur saja, cukup liar. Ada yang suka, ada yang kecewa, ada yang malah nyalahin HYBE secara keseluruhan. Seola rangkum semuanya di sini, biar kamu nggak perlu scroll sendiri sampai jempol keseleo.

Tentang Lirik Bahasa Inggris yang Bikin Bingung

Salah satu komentar paling banyak muncul di TheQoo soal "BOOMPALA" ini adalah soal pemilihan bahasa. Sejumlah netizen merasa lagu ini bakal lebih memorable kalau ada bagian dalam bahasa Korea. Mereka heran, kenapa idol-idol Korea yang notabene punya bakat luar biasa malah terus-terusan mengandalkan lirik full English.

Pertanyaan ini memang valid. Di era di mana banyak grup yang berhasil memikat global fans sekaligus domestik dengan campuran bahasa yang pas, keputusan untuk full English memang jadi bahan perdebatan tersendiri.

MV yang Nggak Kalah Bikin Pusing

Di sisi lain, banyak yang mengakui bahwa MV-nya sendiri cukup menghibur. Visualnya digila, konsepnya out of the box, dan durasinya bikin banyak orang merasa baru mulai nonton udah selesai. Ada yang bilang MV-nya "completely nuts but so fun" - dan jujur, kalau kamu udah nonton, kamu pasti setuju.

Anggaran produksi yang gede juga kelihatan jelas. Efek visual, kostum, dan penggarapan cerita di MV-nya nggak main-main. Tapi justru di sinilah muncul kritik berikutnya.

Uang Besar untuk MV, Tapi Bagaimana dengan Lagunya?

Beberapa netizen TheQoo nggak segan-segan bilang bahwa budget sebesar itu seharusnya juga dialokasikan untuk kualitas musik mereka. Komentar seperti "MV-nya pakai uang banyak, tapi uangnya harusnya dipakai buat lagu juga" cukup mewakili perasaan sebagian pendengar yang merasa musiknya nggak sebanding dengan visual yang ditampilkan.

Ini bukan masalah baru di industri K-pop. Tapi setiap kali muncul, selalu bikin perdebatan panas.

Eunchae Jadi Sorotan

Nah, ini bagian yang agak sensitif. Eunchae mendapat kritik cukup tajam dari sebagian netizen TheQoo. Ada yang bilang bagian vokalnya di "BOOMPALA" susah untuk dinikmati, bahkan ada yang terus-terang menyebutnya sebagai bagian terburuk dari lagu ini.

Tentu saja, kritik seperti ini selalu bikin suasana forum jadi panas. Fans pasti bakal membela, sementara kritikus bakal berkeras kepala. Di sinilah TheQoo selalu jadi arena pertarungan opini yang seru untuk diikuti.

Chaewon Tetap Jadi Bintang

Meski banyak kritik, satu hal yang hampir disepakati semua orang: Kim Chaewon cocok banget sama konsep ini. Banyak komentar yang memuji penampilannya di MV, bilang dia memang dibuat untuk konsep-konsep seperti ini. Sayangnya, ada rasa sayang karena situasi yang membuatnya nggak bisa melakukan promosi secara penuh.

Chaewon memang punya aura yang beda begitu kamera menyorotnya. Nggak heran kalau namanya selalu muncul positif di tengah kritik yang bertebaran.

Kritik Lebih Besar: Soal HYBE dan "Musik Factory"

Yang paling menarik dari seluruh diskusi di TheQoo adalah kritik yang nggak cuma ditujukan ke LE SSERAFIM, tapi ke label mereka secara keseluruhan. Seorang netizen menuliskan komentar yang cukup tajam: HYBE sepertinya sudah berhenti membuat musik yang bermakna dan hanya fokus pada lagu-lagu yang bisa viral di challenge, dengan suara-suara yang diproduksi secara masal.

Kalimat "mereka terlihat seperti produk, bukan seniman yang tumbuh dengan substansi" ini pasti bikin banyak orang mikir. Apakah ini sekadar komentar pedas dari satu orang, atau ini benar-benar mewakili perasaan banyak pendengar K-pop saat ini?

Pendapat Seola

Jujur, "BOOMPALA" adalah jenis comeback yang pasti bikin orang punya pendapat kuat - entah itu suka atau nggak. Seola sendiri merasa LE SSERAFIM memang konsisten berani ambil risiko dengan konsep yang fresh dan nggak mainstream. Itu patut diapresiasi di industri yang kadang terlalu bermain aman.

Tapi di saat yang sama, kritik soal kualitas musik yang nggak seimbang dengan produksi visual itu memang perlu didengar. Fans K-pop sekarang bukan cuma nonton MV - mereka juga mendengar, merasakan, dan menilai secara keseluruhan.

Yang jelas, LE SSERAFIM berhasil bikin semua orang ngomong. Dan di dunia K-pop, diam adalah musuh terbesar. Fighting untuk comeback ini! 🔥

---

Gimana menurut kalian soal "BOOMPALA"? Setuju sama komentar di TheQoo atau punya pendapat sendiri? Tulis di kolom komentar, ya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0