KATSEYE Manon Dituding Rasisme Usai Komentar Soal BTS Beredar Lagi-Begini Kronologinya

KATSEYE Manon & Komentar Soal BTS yang Kembali Memanas

May 27, 2026 - 18:00
 0  2
KATSEYE Manon’s Comments About BTS Dubbed “Racist” In Resurfaced Clip - Photo 1
1 / 5

KATSEYE Manon’s Comments About BTS Dubbed “Racist” In Resurfaced Clip - Photo 1

Kalau kamu lagi scroll TikTok atau X (Twitter) sore ini, pasti nggak bisa lepas dari drama KATSEYE-khususnya soal Manon dan BTS. Ya, again. Padahal grup ini baru aja jadi sorotan usai tampil di American Music Awards (AMA), tapi malah ramai karena mention BTS yang dianggap “tidak pantang” oleh sebagian fans. Dan entah kenapa, komentar lama Manon soal BTS kembali muncul-dan kali ini, banyak yang bilang: ini rasisme mikro.

Bukan cuma soal ketidaktahuan, tapi konteksnya yang bikin sensi. Dan jujur? Nggak heran kalau netizen-terutama ARMY dan komunitas anti-rasisme-langsung triggered.

---

Kenapa KATSEYE Mention BTS di AMA Bikin Heboh?

Saat KATSEYE naik panggung di AMA 2026 untuk menerima penghargaan sebagai “Best New Artist”, mereka menyebut nama BTS sebagai salah satu inspirasi. Secara positif, kan? Tapi masalahnya, timing-nya nggak tepat sasaran-terutama karena Manon, salah satu member, sedang dalam masa hiatus dan tengah jadi pusat perhatian karena kontroversi sebelumnya.

Sebagian fans merasa mention itu “dibuat-buat” atau bahkan tone-deaf, mengingat riwayat Manon yang pernah berkomentar soal BTS dengan cara yang dianggap meremehkan. Jadi, bukan cuma soal apresiasi-tapi soal credibility dan sincerity.

---

Clip Lama Manon: “Saya Kira Itu J-Hope?”

Baru-baru ini, sebuah video lama beredar kembali di X dan TikTok. Di dalamnya, Manon terlihat bingung saat ditanya soal anggota BTS. Dalam cuplikan tersebut, ia mengaku bingung membedakan anggota BTS, dan bahkan pernah mengira salah satu member adalah J-Hope padahal bukan.

“Wait, is that J-Hope? Or… the other one?”
- Manon dalam wawancara tahun 2024 (sebelum debut KATSEYE)

Video ini langsung viral lagi-dan kali ini, reaksinya jauh lebih tajam.

Fans tidak hanya marah karena ketidaktahuan, tapi karena konteks rasialnya. Banyak yang menunjukkan bahwa jika sebaliknya-jika seorang idola Asia berkomentar serupa tentang grup Barat-pasti langsung dituding rasisme.

“Westerners wouldn’t survive being treated the same way as they treat Asians.”
- @herhersheyss di X

---

Rasisme Mikro atau Cuma “Tidak Sadar”?

Banyak yang berargumen bahwa Manon mungkin tidak bermaksud jahat. Tapi inilah kenapa isu ini bikin uncomfortable: microaggression sering kali datang dari orang yang nggak sadar mereka melakukannya.

Contohnya:

  • Menganggap semua wajah Asia sama (“they all look alike”)
  • Menganggap idola Asia “tidak terkenal” di luar Asia
  • Menganggap fandom Asia “overreact” saat diperlakukan tidak adil

Dan di sini, Manon-sebagai wanita kulit putih dari Swiss-Ghana-dituding melakukan hal yang sama: menggeneralisasi dan meremehkan identitas Asia melalui ketidaktahuan yang diulang-ulang.

“This is racist but y’all ain’t ready for that conversation lol.”
- @xmimilody

---

Reaksi Netizen: “Kita Nggak Bisa Diam Lagi”

Setelah video beredar, gelombang kritik datang dari berbagai kalangan. Banyak fans-termasuk non-ARMY-merasa frustrasi karena selama ini, komentar seperti itu sering dibenarkan dengan alasan “dia cuma bercanda” atau “dia nggak tahu”.

Tapi sekarang, setelah Manon hiatus dan KATSEYE tampil di ajang global, banyak yang bilang: saatnya akuntabel.

Beberapa komentar yang paling viral:

  • “Okay thank god she’s out of the group because why would we need a racist bitch there?” - @everyonnielvr
  • “The amount of anti-Asian microaggressions this girl has been doing and her fans ignored…” - @mimi8m1t
  • “Now it’s safe to finally say this shit didn’t sit right with me.” - @maryon4croxx

Bahkan ada yang menyebut bahwa Manon pernah menampilkan foto di Instagram yang dianggap mocking budaya Korea-meski kemudian dihapus.

---

Apa yang Bikin Ini Bukan Cuma Soal “Bingung Nama”?

Penting banget buat dipahami: ini bukan cuma soal lupa nama. Ini soal power dynamics dan representasi.

BTS bukan cuma grup K-pop-mereka ikon global yang membuka pintu bagi artis Asia di panggung Barat. Dan ketika seseorang-terutama dari latar belakang Barat-meremehkan identitas mereka dengan alasan “saya nggak tahu”, itu jadi masalah struktural.

Lebih parahnya, fans Manon sering kali membelanya dengan argumen seperti:

  • “Dia cuma manusia biasa.”
  • “Dia belajar.”
  • “Jangan cancel dia gara-gara satu komentar.”

Tapi pertanyaannya: kenapa harus ada “satu komentar” yang diulang-ulang? Dan kenapa selama ini, ketidaktahuan itu selalu dibenarkan?

---

Manon Hiatus: Bukti Tanggung Jawab atau Strategi PR?

Saat ini, Manon sedang dalam masa hiatus “untuk fokus pada kesehatan mental”. Namun, banyak yang curiga ini adalah strategi manajemen untuk menjauhkan dia dari kontroversi.

Tidak ada konfirmasi resmi bahwa dia keluar dari KATSEYE, tapi spekulasi semakin kuat setelah:

  • Dia menghapus semua foto bersama member dari Instagram
  • Tidak tampil di beberapa acara KATSEYE terakhir
  • Tidak ada update pribadi selama lebih dari dua minggu

Apakah ini akhir dari karier Manon di KATSEYE? Belum bisa dipastikan. Tapi satu hal yang jelas: reputasinya tercemar.

---

Opini Seola: Ketidaktahuan Bukan Alasan, Tapi Pilihan

Di SeoulSource, kita selalu menekankan: kpop bukan cuma soal tarian dan visual-tapi soal budaya, identitas, dan tanggung jawab global.

Manon mungkin nggak bermaksud jahat. Tapi ketidaktahuan yang diulang-ulang-terutama soal budaya Asia-bukan lagi “cuma bercanda”. Itu jadi bentuk rasisme mikro yang sistematis.

Dan yang paling penting: fandom tidak bisa selalu jadi perisai bagi artis yang salah. Kita b

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0