Colony Pecahkan Rekor Pembukaan Terbesar 2026, Kalahkan The King's Warden di Hari Pertama

'Colony' Pecahkan Rekor Pembukaan Terbesar 2026

May 23, 2026 - 11:09
 0  0

Kalau kamu sempat meragukan apakah Yeon Sang Ho masih punya "sesuatu" setelah Train to Busan dan Peninsula, jawabannya sudah jelas. Colony baru saja buktikan bahwa sang sutradara zombie paling ikonik Korea masih jauh dari kata selesai.

Dan angkanya? Nggak main-main.

Angka yang Bikin Semua Orang Terdiam

Menurut data dari Korean Film Council, Colony berhasil menyedot 199.768 penonton di hari pertama tayangnya, 21 Mei 2026. Angka ini langsung membawa film ini duduk di puncak box office Korea, menggeser posisi The King's Warden yang sebelumnya memegang rekor pembukaan terbesar tahun ini dengan 117.783 penonton.

Artinya, Colony melampaui rekor sebelumnya hampir dua kali lipat.

Yang bikin angka ini makin gila: film ini tajam di hari Kamus. Bukan akhir pekan. Bukan musim libur. Kamus biasa di luar musim puncak. Dan Colony tetap bisa tarik hampir 200 ribu orang dalam sehari. Bahkan film sekuel Hollywood sekaliber The Devil Wears Prada 2 kalah lebih dari 48.000 penonton.

Sementara itu, film kedua di peringkat harian, Michael, cuma mampu tarik sekitar 30.000 penonton. Jaraknya? Sekitar 170.000 penonton dalam satu hari. Itu bukan persaingan, itu penghancuran total.

Sampai saat ini, akumulasi penonton Colony sudah mencapai 218.304 orang, dan angka ini masih terus bertambah.

Bukan Zombie Biasa, Ini Evolusi

Colony nggak cuma mengandalkan nama besar Yeon Sang Ho. Film ini punya konsep yang beda dari film zombie Korea sebelumnya.

Ceritanya berlangsung di dalam gedung pencakar langit di tengah Seoul. Setelah wabah infeksi misterius melanda, sekelompok survivor terjebak di dalam bangunan yang terkunci rapat dari luar. Mereka harus melawan makhluk yang terinfeksi, dan di sinilah letak perbedaannya.

Zombie di Colony bukan sekadar mayat hidup yang jalan dan gigit. Mereka berfungsi sebagai kecerdasan kolektif yang mampu belajar dan berevolusi. Seiring waktu, mereka menunjukkan perilaku swarm yang makin canggih dan makin menakutkan. Konsep ini bikin Colony terasa segar dibanding film zombie tradisional, sambil tetap mempertahankan tensi horor-thriller khas Yeon Sang Ho.

Dan dari komentar penonton yang sudah nonton, bagian kedua film ini menyimpan beberapa sequence visual yang benar-benar orisinal dan jadi pembicaraan hangat di media sosial.

Cast yang Bikin Penasaran Sebelum Filmnya Keluar

Sebelum Colony bahkan tayang, film ini sudah jadi perbincangan berkat daftar pemerannya yang istimewa.

Jun Ji Hyun memimpin sebagai Kwon Se Jung, profesor bioteknologi yang menjadi pemimpin kelompok survivor. Ini adalah kembalinya Jun Ji Hyun ke layar lebar setelah 11 tahun sejak Assassination. Ia beradu peran dengan Koo Kyo Hwan sebagai Seo Young Chul, seorang jenius biolog yang bertanggung jawab atas wabah dan menjadi antagonis utama film. Keduanya terakhir kali bekerja sama empat tahun lalu di Kingdom: Ashin of the North.

Jun Ji Hyung sendiri bilang, "Semua orang suka karya sutradara Yeon, dan aku salah satunya. Bekerja sama dengan sutradara yang punya gaya khas dan pesan yang jelas bikin aktornya merasa bebas."

Lengkapi formasi ini ada Ji Chang Wook sebagai Choi Hyun Seok, petugas keamanan gedung, Kim Shin Rok sebagai kakaknya Choi Hyun Hee, karyawan perusahaan IT, Go Soo sebagai Han Gyu Sung, mantan suami Se Jung, dan Shin Hyun Been sebagai Seol Hee, profesor bioteknologi yang juga istri Gyu Sung.

Satu film, enam nama besar. Nggak heran ekspektasi sudah tinggi sebelum tayang.

Sorotan dari Cannes dan Tepuk Tangan Tujuh Menit

Sebelum dirilis di Korea, Colony sudah mendapat undangan resmi untuk bagian Midnight Screening di Festival Film Cannes ke-79. Setelah pemutaran, penonton di Lumière Grand Theatre memberikan tepuk tangan berdiri selama tujuh menit.

Tujuh menit. Di Cannes.

Colony juga dipilih sebagai film pembuka perayaan ulang tahun ke-25 New York Asian Film Festival. Di Amerika Utara, film ini akan didistribusikan oleh Well Go USA dan dijadwalkan tayang pada 28 Agustus.

Bagi Yeon Sang Ho, ini adalah keempat kalinya ia diundang ke Cannes. Kunjungan pertamanya pada 2012 lewat film animasi The King of Pigs, lalu Train to Busan, Peninsula, dan sekarang Colony.

"Ini sebuah kehormatan bisa memperkenalkan Colony di Festival Film Cannes, tempat yang selalu aku impikan. Respons yang begitu hangat akan menjadi kenangan sepanjang karier filmmaking-ku," ujar Yeon.

Para insiders industri percaya bahwa word-of-mouth positif dari Cannes sudah berkontribusi langsung terhadap angka pembukaan yang spektuler ini. Ditambah dengan kupon diskon film yang dikeluarkan pemerintah, momentum awal Colony benar-benar terbangun dengan sempurna.

Respons Penonton: "Ini Film Zombie yang Benar-Baru"

Reaksi penonton yang sudah menonton Colony di media sosial sangat positif. Beberapa komentar yang beredar antara lain:

  • "Sekarang aku paham kenapa ini diundang ke Cannes."
  • "Arah spatial Yeon Sang Ho yang menegangkan dan eye acting para aktornya luar biasa powerful."
  • "Infeksi yang berevolusi itu fresh banget."
  • "Film zombie yang benar-benar baru."

Seolah angka penonton belum cukup berbicara sendiri, data reservasi tiket juga mendukung. Per pukul 8 pagi tanggal 22 Mei, tiket prabelan Colony sudah menembus 260.000 penonton.

Dan ada satu faktor lagi yang bisa bikin angka ini terus melonjak: long weekend Hari Waisak sudah di depan mata. Para pengamat industri memprediksi lonjakan box office akan terus berlanjut sepanjang periode libur panjang ini.

Bisakah Colony Capai 10 Juta Penonton?

Pertanyaan besarnya sekarang: apakah Colony bisa jadi film 10 juta penonton berikutnya dari Yeon Sang Ho?

Berdasarkan informasi yang beredar, Colony punya break-even point di kisaran 3 hingga 4 juta penonton, dengan budget produksi sekitar 20 miliar won (sekitar 13,2 juta dolar AS). Tapi angka ini sudah turun signifikan berkat pre-sale di 120 pasar luar negeri.

Film ini juga tersedia dalam format IMAX dan ScreenX, yang artinya pengalaman menonton Colony bisa maksimal di berbagai format premium.

Kata Seola

Jujur, angka 199.768 penonton di hari pertama untuk film yang tayang di Kamus biasa itu bukan sekadar bagus. Itu dominan. Yeon Sang Ho membuktikan bahwa zombie Korea masih punya tempat di hati penonton domestik, dan dengan konsep yang lebih cerdas serta cast yang solid, Colony nggak sekadar mengandalkan nostalgia Train to Busan.

Yang paling menarik buat mimin adalah bagaimana Colony berhasil membangun buzz dari Cannes dan mengubahnya langsung menjadi angka box office. Itu bukan kebetulan, itu strategi. Dan dengan long weekend di depan serta reservasi tiket yang terus membludak, Colony punya semua bahan untuk jadi film terbesar tahun ini.

Pertanyaannya bukan lagi "apakah Colony akan sukses." Pertanyaannya sekarang: seberapa tinggi angka yang bisa dicapai?

Kita tunggu saja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0