Chenle NCT Buka Suara Soal "Scolding" dari Member: "Grateful, Tapi Tetap Sorry"
Chenle Cerita Dapat Omelan, Netizen NCT Justru Bikin Heboh Soal Mark
---
NCT Dream baru aja lepas satu anggota, tapi drama di balik layar ternyata belum selesai. Kali ini, giliran Chenle yang buka suara soal momen awkward pasca-kepergian Mark dari grup-dan responsnya bikin netizen makin terbelah.
Latar Belakang: Mark Keluar, NCT Dream Jadi Trio
Sebelum lanjut, buat yang missed the memo: Mark Lee resmi graduated dari NCT Dream bulan Mei 2026, mengakhiri era 7 Dream yang udah berjalan sejak 2016. Keputusan ini diambil setelah kontraknya dengan SM Entertainment berakhir, dan meski fans (NCTzen) udah prepared, tetap aja ada mixed feelings-terutama soal cara SM ngumumin kepergiannya.
Pasca-pengumuman, suasana fandom sempat heated. Beberapa fans ngerasa kecewa karena Mark "dikeluarkan" dari unit Dream tanpa proper farewell yang layak, sementara yang lain ngerti karena emang udah waktunya dia fokus ke proyek solo dan unit lain (NCT 127, NCT U). Tapi yang bikin drama makin spicy? Chenle nge-bubble soal "scolding" dari member lain.
---
Chenle: "Ditegur Beneran, Tapi Aku Grateful"
Dalam unggahan Bubble (aplikasi pesan pribadi antara idol dan fans) yang beredar di forum Instiz, Chenle ngaku dapet real scolding dari member NCT lainnya. Dia nggak nyebut nama siapa yang ngegur, tapi konteksnya jelas mengarah ke situasi pasca-Mark keluar.
"I got a real scolding yesterday, but since everyone was right, I'm so grateful, even though I feel sorry."
Komentar ini langsung viral, terutama karena Chenle nggak delete atau edit-dia biarin aja unggahannya out there. Beberapa netizen langsung connect the dots: kemungkinan besar, teguran ini terkait sama momen di mana Chenle sempat nyebut nama Mark di acara atau konten NCT Dream pasca-graduation.
Apa yang Sebenernya Terjadi?
Dari screenshots yang beredar, Chenle sempat slip nyebut nama Mark di tengah obrolan, padahal SM udah clear soal aturan: anggota yang udah keluar dari unit/sub-unit nggak boleh disebut-sebut lagi di konten resmi. Ini bukan aturan baru-banyak agensi yang strict soal ini, terutama buat grup dengan sistem rotasi kayak NCT.
Tapi masalahnya, NCT Dream punya sejarah unik. Mereka debut sebagai unit youth dengan konsep graduation (anggota keluar saat usia legal), dan Mark adalah yang pertama officially keluar dari sistem itu. Jadi, wajar aja kalau fans (dan member) masih adjusting-termasuk Chenle.
---
Netizen Terbelah: "Bukan Big Deal" vs. "Fandom Udah Trauma"
Reaksi netizen langsung split jadi dua kubu:
1. Kubu "Relax, Ini Bukan Big Deal"
- "Mark keluar bukan karena skandal atau drama, cuma kontraknya habis. Kenapa sih pada baper?"
- "Kalau member-nya aja deket, kenapa fans yang ribut? Lagian Chenle cuma nyebut nama, bukan ngomongin hal negatif."
- "Sebagai fans grup lain, gue nggak ngerti kenapa NCTzen pada overreact. Tapi ya, kalau gue fans, mungkin juga nggak mau liat ini."
2. Kubu "Fandom Udah Trauma, Please Respect"
- "Mark keluarnya emang nggak scandalous, tapi suasana fandom udah ruined pas pengumuman. Fans pada nangis di konser terakhir, terus tiba-tiba ada yang nyebut nama dia lagi? Triggering banget."
- "NCTzen lagi healing dari crying party konser terakhir, terus ada yang slip gini. Ya wajar aja member lain ngegur."
- "Yang bikin worse: fans udah trolled berhari-hari pas Mark keluar. Jadi, wajar aja kalau suasana masih sensitive."
Ada juga yang jokingly nyebut ini sebagai "NCTzen pulling an NCTzen again"-referensi ke drama-drama internal fandom yang sering overblown tapi juga valid karena emang konteksnya kompleks.
---
Analisis Seola: Kenapa Ini Jadi Big Deal?
Sebagai media, Seola nggak bisa ignore fakta bahwa NCT Dream punya dinamika yang beda dari grup K-pop lain. Mereka debut dengan sistem graduation, tapi selama bertahun-tahun, fans (dan member) udah emotionally attached sama konsep "7 Dream selamanya". Ketika Mark officially keluar, ini bukan cuma soal contract-tapi juga akhir dari sebuah era.
Chenle slip nyebut nama Mark mungkin kelihatan small, tapi di mata fans yang lagi grieving, ini kayak salt on the wound. Apalagi, SM nggak ngasih proper closure buat Mark di NCT Dream-dia keluar tanpa farewell stage, tanpa last song sebagai unit, bahkan tanpa official statement yang personal dari member lain.
Jadi, wajar aja kalau teguran dari member lain (entah itu Haechan, Renjun, atau yang lain) dianggap necessary. Ini bukan soal hate ke Mark, tapi lebih ke menghargai perasaan fans yang lagi sensitive.
---
Kesimpulan: NCT Dream Masih Adjusting, Fans Juga
Chenle nge-bubble ini bukan cuma soal scolding-tapi juga refleksi dari awkward phase yang lagi dialami NCT Dream. Mereka harus adjust dari 7 Dream jadi trio, sementara fans masih processing kepergian Mark. Dan di tengah adjustment ini, satu slip aja bisa jadi trigger buat fandom yang lagi raw.
Yang jelas, Chenle udah own up ke kesalahannya-dia nggak delete komentar, malah ngaku grateful karena ditegur. Ini mature move yang patut diapresiasi, apalagi di industri yang sering toxic soal mistakes.
Buat NCTzen, mungkin ini saatnya buat ngasih space buat member adjust-termasuk buat Chenle, yang jelas masih learning gimana caranya navigate dinamika baru ini. Dan buat yang outside looking in, jangan judge terlalu cepat-karena di balik glamour K-pop, ada real emotions yang harus dihadapi, baik oleh idol maupun fans.
---
Seola out. Stay tuned for more K-pop updates-because the drama never ends, and neither do we. 🔥
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0